Adrien Rabiot tampil sebagai salah satu pemain terbaik AC Milan di musim 2025/26. Statistik menunjukkan ia memiliki nilai rata-rata 6,64, hanya kalah dari Luka Modric di skuat Rossoneri. Penampilan konsisten ini membuatnya menjadi sosok vital di lini tengah.

Pelatih Max Allegri menaruh kepercayaan penuh kepada Rabiot. Sejak awal kepelatihannya di Milan, Allegri meminta manajemen untuk segera merekrut gelandang Prancis ini. Ia melihat Rabiot sebagai perpanjangan tangan strategi pelatih di lapangan.
Kecepatan, kemampuan membaca permainan, dan keahliannya dalam menutup ruang kosong menjadikan Rabiot elemen penting untuk keseimbangan tim. Perannya tidak hanya bertahan, tetapi juga membantu transisi serangan dengan efektif, sehingga lini tengah Milan tetap solid.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Starter Tetap dan Tanpa Kekalahan
Sejak bergabung dengan AC Milan, Rabiot hampir selalu tampil sebagai starter dalam setiap laga. Kehadirannya di lapangan terbukti berdampak besar, karena tim tercatat belum mengalami kekalahan di Serie A saat ia bermain. Hal ini menegaskan pengaruhnya terhadap performa tim.
Selain menjaga keseimbangan tim, Rabiot juga sering terlibat dalam serangan. Hingga saat ini, ia telah mencetak tiga gol dan menunjukkan ambisi untuk melewati rekor gol pribadinya sebanyak 11 gol dalam satu musim. Kombinasi kemampuan bertahan dan menyerang membuatnya menjadi gelandang serba bisa.
Konsistensi Rabiot memberi pelatih Allegri keleluasaan untuk membangun skema permainan. Dengan pemain seperti Rabiot, Milan mampu mengontrol lini tengah dan meminimalisir tekanan lawan, terutama saat menghadapi tim-tim papan atas Serie A.
Baca Juga: AC Milan Tegas Menyaring Bek Baru di Bursa Januari
Pemimpin di Lini Tengah

Rabiot kini dipersiapkan untuk memimpin lini tengah Milan dalam laga tandang yang menantang melawan Bologna. Perannya bukan hanya sebagai eksekutor, tetapi juga sebagai pengatur tempo permainan. Ia diharapkan mampu menjaga ritme tim dan mendukung kolega di lini depan.
Kepemimpinan Rabiot terlihat dari cara ia membaca situasi pertandingan dan mengatur posisi rekan satu tim. Keberadaannya membuat lini tengah Milan lebih rapat dan sulit ditembus lawan, sekaligus memberi peluang bagi penyerang untuk memanfaatkan ruang yang tercipta.
Rabiot juga dikenal sebagai pemain yang disiplin dan memiliki mental kuat. Sifat ini membantu tim menjaga fokus, terutama dalam pertandingan dengan tekanan tinggi. Kemampuan ini menjadi faktor penting dalam ambisi Milan merebut Scudetto musim ini.
Kunci Ambisi Juara Milan
Saat ini AC Milan berada di posisi kedua klasemen Serie A, tertinggal lima poin dari Inter Milan. Dengan performa Rabiot yang stabil, lini tengah Milan menjadi salah satu kekuatan utama yang bisa mengubah jalannya perebutan gelar.
Rabiot tidak hanya berkontribusi dalam bertahan, tetapi juga dalam membangun serangan cepat. Kecepatan dan akurasi umpan yang dimilikinya membuat tim lebih dinamis dan sulit diprediksi lawan. Dengan kombinasi kualitas individu, konsistensi, dan kepemimpinan di lini tengah, Rabiot menjadi pemain yang tak tergantikan di AC Milan.
Perannya akan menjadi kunci bagi tim untuk menutup jarak dengan Inter dan memperkuat peluang meraih gelar juara musim ini. Buat kalian yang ingin mencari informasi tentang berita dan perkembangan AC Milan menarik lainnya, kalian bisa kunjungi di acmilantv.com.
