AC Milan memasuki bursa transfer Januari 2026 dengan kebutuhan jelas di lini pertahanan. Dibawah ini akan ada penjelasan berita seputar AC Milan menarik lainnya di AC MILAN TV.

Rossoneri dinilai membutuhkan tambahan satu bek tengah untuk menunjang sistem permainan Massimiliano Allegri yang mulai mengandalkan skema tiga bek. Tanpa tambahan amunisi, kestabilan pertahanan berpotensi terganggu.
Kedalaman skuad menjadi sorotan utama. Saat ini, Milan hanya memiliki empat bek tengah yang benar-benar siap bermain. Jumlah tersebut dianggap rawan, terutama jika harus menjalani jadwal padat Serie A dan kompetisi Eropa secara bersamaan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Masalah cedera juga memperburuk situasi. Matteo Gabbia sempat absen cukup lama, sementara Koni De Winter masih dalam tahap adaptasi dan belum konsisten. Kondisi ini membuat publik menilai Milan harus bergerak cepat di bursa transfer musim dingin.
Nama Besar Datang Namun Ditolak
Di tengah kebutuhan tersebut, dua nama besar muncul ke permukaan, yakni Niklas Sule dan Axel Disasi. Keduanya disebut telah ditawarkan kepada manajemen AC Milan dalam beberapa pekan terakhir, menandakan peluang transfer sebenarnya terbuka.
Namun, harapan publik untuk melihat salah satu dari dua bek berpengalaman itu berseragam merah-hitam tidak terwujud. Milan justru memilih untuk tidak melanjutkan pembicaraan ke tahap lebih serius meski kekurangan bek tengah cukup mendesak.
Keputusan ini menunjukkan sikap selektif manajemen. Milan tidak ingin sekadar menambah pemain, melainkan mencari sosok yang benar-benar cocok dengan kebutuhan tim, baik dari sisi teknis maupun struktur keuangan klub.
Baca Juga: Alexis Saelemaekers Perkuat Komitmen Bersama AC Milan
Alasan Taktis dan Finansial Jadi Pertimbangan

Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa penolakan terhadap Sule dan Disasi bukan keputusan mendadak. Milan menilai kedua pemain tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan profil yang diinginkan Allegri untuk sistem pertahanannya.
Selain pertimbangan taktis, faktor finansial juga berperan besar. Gaji tinggi dan nilai kontrak yang cukup mahal dinilai berisiko mengganggu keseimbangan keuangan klub, terutama dengan strategi Milan yang kini lebih berhati-hati dalam belanja pemain.
“AC Milan menginginkan kesepakatan yang tepat dan profil yang sesuai,” ungkap Romano. Pernyataan ini menegaskan bahwa Rossoneri lebih mengutamakan kecocokan jangka panjang ketimbang popularitas nama besar.
Menunggu Waktu Sambil Menyusun Rencana
Selain Sule dan Disasi, nama Joe Gomez juga sempat dikaitkan dengan Milan. Bek Liverpool itu bahkan hampir bergabung ke San Siro pada bursa transfer musim panas 2025 sebelum akhirnya batal karena keputusan klub Inggris tersebut.
Kini, peluang mendatangkan Gomez kembali terbuka, namun Milan memilih bersikap sabar. Mereka tidak ingin mengulang kesalahan dengan merekrut pemain yang tidak sepenuhnya dibutuhkan dalam skema tim.
Dengan kondisi Gabbia yang berangsur pulih dan performa De Winter yang mulai meningkat, Milan memilih menunggu sambil terus memantau pasar. Rossoneri ingin memastikan bahwa bek baru yang datang benar-benar menjadi solusi, bukan sekadar tambalan sementara. Manfaatkan waktu luan Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di acmilantv.com.
