Paolo Di Canio Sebut Milan Lebih Tajam Tanpa Rafael Leao

bagikan

Paolo Di Canio Sebut Milan Lebih Tajam Tanpa Rafael Leao

Legenda sepak bola Italia, Paolo Di Canio, melontarkan kritik pedas kepada Rafael Leao terkait performanya di AC Milan. Di Canio menilai Rossoneri tampil lebih produktif dan solid saat Leao tidak bermain.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE

LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Dalam sebuah acara Legends Trophy, Di Canio menyoroti statistik Milan yang mencetak 21 gol dalam delapan pertandingan terakhir tanpa Leao di lapangan. Statistik ini menjadi bahan kritiknya terhadap kontribusi sang pemain di tim.

“Tanpa dia, Milan mencetak lebih banyak gol dan terlihat lebih solid,” ujar Di Canio, dikutip dari Corriere della Sera. “Apakah dia akan marah? Saya tidak peduli. Dia bukan saudara atau sepupu saya.”

Performa Leao yang Tidak Konsisten

Kritik Di Canio muncul di tengah periode sulit bagi Leao. Pemain bernomor punggung 10 itu mengalami performa tidak konsisten, cedera yang mengganggu, dan adanya isu internal di skuat Milan, termasuk ketegangan dengan Christian Pulisic.


🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!

Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.


Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026

Masalah cedera membuat Leao kerap absen, yang ternyata justru berdampak positif bagi produktivitas tim. Dengan absennya Leao, Milan mampu mencetak lebih banyak gol dan menunjukkan permainan yang lebih solid.

Situasi ini memicu pertanyaan tentang kontribusi Leao secara keseluruhan. Di Canio menilai bahwa pencapaian gol Leao tidak selalu mencerminkan dampak positifnya bagi tim secara keseluruhan.

Baca Juga: Max Allegri Yakin Maret Jadi Penentu Nasib AC Milan di Serie A

Masalah Kontribusi di Luar Gol

Paolo Di Canio Sebut Milan Lebih Tajam Tanpa Rafael Leao

Di Canio menekankan bahwa kontribusi seorang pemain tidak hanya diukur dari jumlah gol. Ia menilai Leao terlalu bergantung pada kelemahan pertahanan lawan di Serie A untuk mencetak gol. “Dia mencetak lebih banyak gol dengan bermain lebih sedikit sebagai striker karena di Italia lebih mudah.

Pertahanan tidak terlalu kuat, jadi dia selalu bisa menemukan momen yang tepat,” ujar Di Canio. Ia menambahkan bahwa masalah sebenarnya adalah apa yang dihasilkan pemain di luar gol. Menurut Di Canio, Milan tidak bisa menoleransi sikap atau permainan yang kurang disiplin. Klub membutuhkan pemain yang memberikan kontribusi menyeluruh, baik dalam gol maupun dalam membangun soliditas tim.

Milan Butuh Soliditas dan Konsistensi

Di Canio menegaskan bahwa AC Milan harus menekankan konsistensi dan soliditas dalam permainan. Kehadiran pemain yang tampil tidak maksimal bisa mengganggu keseimbangan tim, meskipun mencetak beberapa gol.

“Jika saya memiliki pemain malas yang mencetak tiga gol per pertandingan, mungkin saya akan menerimanya. Tetapi Milan tidak mampu menanggung hal itu jika mereka ingin membangun soliditas, tidak hanya di lapangan tetapi juga dalam sikap,” jelasnya.

Mantan striker Italia ini menekankan bahwa Milan harus mencari keseimbangan antara produktivitas individu dan harmoni tim. Kritiknya terhadap Leao menjadi pengingat bagi Rossoneri bahwa setiap pemain perlu memberikan kontribusi penuh, baik secara teknis maupun mental. Manfaatkan juga waktu Anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang sepak bola menarik lainya hanya dengan klik acmilantv.com.